Home > ACTION, FILM, POSTER, REVIEW > REVIEW FILM : CLASH OF THE TITANS – [2010]

REVIEW FILM : CLASH OF THE TITANS – [2010]

Akhir-akhir ini kebiasaan keluar kota membuat kesehatan saya agak terganggu, sabtu-minggu kemaren saja saya 12 jam bermotor bersama rombongan temen2 NJIC dari Probolinggo-Bondowoso-Jember-Probolinggo-Bondowoso-Jember membuat punggung serasa remek. Namun diluar itu, saya mendapat hiburan berharga bersama temen2 SMA tersebut. Well, ngomongin April ini apalagi dikaitkan dengan film, belum apa-apa Indonesia sudah kebagian jadwal lebih dulu film Clash Of The Titans yang akan saya bahas kali ini. Jujur list selanjutnya saya tidak begitu yakin bisa melahapnya dengan sukses dibioskop, Ada Kick Ass yang sepertinya akan susah masuk ke bioskop tanah Air terutama Surabaya, terutama setelah melihat kasus Green Zone yang hingga hari ini belum ada kepastian untuk diputar dibioskop2 kota Pahlawan, Menebus Impian meski tetap ditunggu namun kekecewaan nonton Sang Pemimpi masih saja terngiang di otak untuk mempertimbangkan film ini secara lebih matang lagi, sisanya hanyalah A Nightmare On Elm Street yang dipastikan akan ditonton bulan Mei meski dirilis tanggal 30 April 2010.
Daftar film yang bertema Kolosal/Epic/Fantasy/Period/Medieval Time tahun ini semakin menumpuk, belum juga lelah ini hilang setelah berkuda bersama True Legend, 14 Blades, Confucius, The Wolfman, Alice In Wonderland 3D, dan How To Train Your Dragon 3D (khusus judul terakhir kuda diganti dengan Naga), kini dibulan April kita kedatangan oleh sebuah Epic kolosal Fantasy bertema tentang Mitology Yunani. Clash Of The Titans di Indonesia dirilis tanggal 1 April 2010, alias lima hari yang lalu. Film ini dibagi menjadi dua versi yaitu 2D dan 3D, untuk Jawa timur versi 2D bisa dinikmati diberbagai bioskop di Surabaya sedangkan yang 3D hanya diputer di Sutos XXI yang itupun mendapat jatah sore hari karena pada siangnya memutar film How To Train Your Dragon 3D. Saya nonton yang 2D karena alasan filmnya lebih asyik ditonton secara 2D daripada 3D akibat saya sering pusing bila memakai Kacamata 3D.
Clash Of The Titans adalah remake dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 1981 yang lalu, tentu dengan alasan untuk mengenalkan kepada generasi muda serta dengan bantuan teknology yang semakin canggih hingga dapat dengan baik dalam mengaburkan batas real dan effect komputer maka remake adalah ide yang kemudian dianggap paling menarik selain meraih keuntungan tentunya. Usaha yang sah memang, meski hal itu akan menjadi tanggung jawab yang sangat besar serta sangat sensitif apalagi bila pada saatnya nanti filmnya dianggap gagal. Tentu hujatan dan makian dari kritikus dan pengamat film seantero dunia akan menjadi daftar list mimpi buruknya sepanjang karier, faktor pendukung yang sudah pasti disukai oleh penonton adalah special effect yang sudah semakin banyak berkembang dan semakin merajalela dalam perfilman Hollywood beberapa thaun terakhir. Salah satu teknology terdepan yang sedang hangat-hangatnya adalah 3D, selain film ini saja tahun 2010 kita telah melewati 2 film 3D yaitu How To Train Your Dragon yang bryllian dan Alice In Wonderland yang pas-pasan karena model 3D-nya adalah konversi dari hasil kamera standard yang kemudian dijadikan tayangan 3D. 
Sinopsis : Terlahir dari dewa namun dibesarkan sebagai manusia, Perseus (Sam Worthington) tidak berdaya untuk menyelamatkan keluarganya dari Hades (Ralph Fiennes), dewa neraka yang penuh dendam. Dengan segala yang tersisa, Perseus sukarela memimpin misi yang berbahaya untuk mengalahkan Hades sebelum merebut kekuasaan dari Zeus (Liam Neeson). Memimpin sekelompok prajurit gagah berani, Perseus menuju ke dunia terlarang. Berperang melawan setan dan hewan-hewan menakutkan, ia hanya akan bertahan jika dia dapat menerima kekuatannya sebagai seorang dewa, menantang nasib dan menciptakan takdirnya sendiri
Cast : Liam Neeson (Zeus), Ralph Fiennes (Hades), Gemma Artenton (Io), Jason Flemyng (Calibos/Acrisius), Izabella Miko (Athena), Sam Worthington (Perseus), Alexa Davalos (Andromeda), Luke Evans (Apollo).
Sutradara : Louis Leterrier
Naskah : Travis Beacham
Tanggal Rilis : 01 April 2010 [Indonesia]
Durasi : 118 Menit
Genre : Action, Adventure, Fantasy, Romance, Family
Tagline : The Clash Begins 2.4.2010
Distributors : Warner Bross Picture
Sebelum saya nonton film ini, saya terlebih dahulu berburu review dan penilaian tentang film ini didunia maya. Dari beberapa blog film yang saya baca rata-rata menilai film ini kurang begitu recommended, lalu mengapa saya masih menonton film ini? Pertanyaan tersebut juga beberapa kali mengahantuiku yang pada akhirnya saya memberanikan diri berteriak bahwa saya nonton film ini hanya karena ingin mencari hiburan mata, melihat beberapa scene dari trailernya saya yakin bahwa film ini akan menyajikan tayangan penuh effect yang pasti akan memanjakan mata yang beberapa hari terakhir sering terlalu lelah karena menatap layar laptop dan terkena angin sewaktu mengendarai motor. Dan benar saja ternyata film ini memang sekilas lumayan memanjakan mata saya dengan effect-effect dunia fantasy tempoe doeloe yang aneh dan unik tersebut, namun bila ngomong ukuran jelas Avatar masih tetap nomer satu. Menyorot tentang kualitas naskah atau cerita film ini, dengan berat hati saya nilai sangat kurang menantang bila tidak mau dibilang jelek. begitupun dengan akting pemainnya yang sangat standard, Liam Nesson masih lebih bijaksana di film Narnia, Ralph Fiennes angin berlalu, Gemma Artenton? wajahnya bikin film ini menjadi tertolong sedikit kecuali aktingnya yang masih harus ditambah jam terbangnya. setuju dengan reviewer blog-blog film tetangga sebelah, film ini kurang begitu recommended kecuali anda hanya ingin mencari hiburan bak-bik-buk dengan Kraken, Scorpiok, dan Medusa yang kali ini dibuat menyeramkan mirip film Susanna berjudul Petualangan Cinta Nyi Blorong yang saya tonton beberapa hari yang lalu

Categories: ACTION, FILM, POSTER, REVIEW
  1. Bang Mupi
    May 4, 2010 at 2:13 am

    Salam kenal😀

    Gua sih beda ama yang lain, gua suka film ini. karena gua pernah nonton animasi Hercules, maen game God of War dan Percy Jackson, jadi gua sedikit mengerti mitologi Yunani. Dan menurut gua yang kurang dari film ini adalah pacenya yang terlalu cepat.

  2. May 4, 2010 at 6:49 am

    Salam kenla juga Mas..

    hehe, mungkin tulian saya memang agak berlebihan. soalnya si hades kalahnya kok cuma gitu aja, secara hiburan ya lumayanlah apalagi pas adegan melawan scorpiox…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: