Home > Uncategorized > REVIEW FILM REVOLUTIONARY ROAD, PROBLEMATIKA RUMAH TANGGA

REVIEW FILM REVOLUTIONARY ROAD, PROBLEMATIKA RUMAH TANGGA

Apa yang paling menakutkan saat berumah tangga? berpikir postif tentang pernikahan dan menjalin hubungan rumah tangga adalah pencapaian semua angan dari pasangan muda mudi, sebelumnya saya pun hingga hari ini belum menikah jadi saya belum tau seperti apa manis pahitnya membina rumah tangga itu. Menikah juga bagian dari perintah agama, tentu dengan syarat tertentu yang tidak semua usia bisa memaluinya terutama umur lima belas tahun kebawah. Dalam perjalanan waktu, kita hidup dunia pasti akan melaui sebuah cobaan hidup, banyak hal yang akan kita lewati setelah menikah, ada senang pun juga pasti ada duka. Film Revolutionary Road ini bukan ingin menekakan pada topik nikmatnya berumah tangga apalagi sensasi malam pertama, sisi yang ingin dipaparkan adalah realitas yang terjadi hari ini. Banyak pasangan yang sudah menikah, hidup mapan namun mereka kemudian bercerai, ya semua akan tertuju kepada pertengkaran. Pada satu titik tertentu keadaan mulai berubah dan kadang kala timbul rasa bosan, masalah keretakan ini bisa jadi berawal dari Perbedaan karakter dan watak dasar masing-masing pasangan, perbedaan usia, Perbedaan tingkat intelejensi, kadar intelektualitas dan wawasan berpikir, komitmen yang disepakati, Perbedaan latar belakang pengalaman, satus sosial dan lingkungan hidup, Perbedaan pemahaman dan prinsip hidup dan beragama, hingga faktor perselingkuhan, kesulitan ekonomi, Cacat dan kekurangan pisik ataupun mental yang baru diketahui belakangan, hingga yang lebih intim, hubungan seks.

Film ini bercerita mengenai itu, melalui pasangan Frank (Leonardo DiCaprio) & April Wheeler (Kate Winslet), yang setelah beberapa tahun menikah mengalami kehampaan dan kekosongan akibat hidup yang tidak sesuai dengan keinginan tersebut. Padahal dilihat dari mana pun, mereka adalah pasangan yang sempurna. Frank mempunyai pekerjaan tetap dan mapan, mereka juga memiliki dua anak yang manis, tinggal di rumah yang bagus dan sangat tenang dan damai di Revolutionary Road. Namun, kekosongan terus menyelimuti mereka dan menyebabkan hubungan mereka senantiasa dihiasi dengan pertengkaran.

Firman Allah SWT “Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (QS. Qaf : 18)

Firman Allah Swt “Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (QS. Ath-Thalaq : 7)

Sampai akhirnya April memiliki sebuah ide, yaitu meminta Frank agar mereka pindah ke Paris, sesuai janji Frank beberapa tahun lalu. Awalnya Frank agak ragu untuk menerima ide istrinya tersebut. Namun, akhirnya dia menerima hal tersebut, apalagi sudah sejak lama dia ingin meninggalkan pekerjaan yang sangat-sangat dibencinya dan ingin melakukan hal yang sebenarnya dia inginkan di Paris. Mereka sepakat untuk pindah ke Paris beberapa bulan kemudian, dan dengan itu hubungan antara kedua suami istri ini mulai membaik dan hangat kembali. Berita tersebut sudah mereka sebar ke tetangga-tetangga serta teman kantor Frank, yang kebanyakan menganggap rencana suami istri tersebut sebagai rencana gila. Coba, untuk apa mereka pindah ke tempat baru, sementara hidup mereka di situ sudah mapan dan tak kekurangan? pikir mereka. Apalagi rencana kedua suami istri tersebut setelah pindah ke Paris adalah April yang bekerja sementara Frank menganggur, yang membuat rencana tersebut semakin dianggap sebagai rencana gila karena hal tersebut (istri-bekerja-suami-menganggur) dianggap tidak masuk akal. Awalnya mereka tidak goyah dengan rencana tersebut, tapi beberapa hal mulai mengganggu rencana mereka, misalnya atasan Frank mulai mempromosikan dirinya dan ia akan naik pangkat yang artinya dia akan mengalami kenaikan gaji. Begitu juga dengan kehamilan tak terencana April, yang akan mengganggu rencana kepindahan mereka. Jadi, apa yang akan terjadi pada suami-istri ini selanjutnya? Apakah rencana kepindahan mereka ke Paris akan terlaksana? Silakan tonton saja deh.

Masalah yang diangkat dalam film ini cukup menyentil dan memang sering terjadi pada orang-orang kebanyakan. Coba, pasti banyak kan dari kita yang hidup tidak sesuai dengan keinginan, namun akhirnya menganggap hal itu biasa karena sudah menjadi bagian dari rutinitas, sementara sebenarnya ada hal-hal lain yang ingin kita lakukan, tapi kita terlalu takut untuk melakukannya karena takut kehilangan hal-hal yang sudah kita dapatkan tersebut. Contohnya pada suami istri Wheeler tersebut. Dilihat dari mana pun mereka adalah pasangan bahagia, punya segalanya yang mungkin tidak dimiliki oleh pasangan lain. Namun, meskipun begitu, di dalam diri mereka ada kekosongan yang membuat mereka tidak bahagia. Frank dulu bersumpah tidak akan bekerja di Knox seperti ayahnya, namun hasilnya ia malah ‘terjebak’ bekerja di tempat itu selama bertahun-tahun, padahal ada hal lain yang ingin ia lakukan, namun ia terlalu takut meninggalkan pekerjaannya karena takut kehilangan segalanya. Begitu juga dengan April, yang selalu bercita-cita jadi aktris, tapi akhirnya dia hanya jadi ibu rumah tangga biasa setelah menikah dengan Frank. Hal itu juga membuat cinta antara keduanya mulai berkurang. Sifat-sifat yang ada pada diri Frank sebelum menikah, yang membuat April jatuh cinta padanya, mulai menghilang setelah menikah karena pekerjaannya yang membuatnya tampak seperti robot. Hal ini membuat saya jadi mikir juga, banyak hal yang akan berubah setelah pernikahan, dan tidak heran sekarang banyak sekali pasangan-pasangan yang bercerai dan film ini mungkin akan membuat orang berpikir dua kali jika ingin menikah

Bersabar dan Bijaksana
Memaafkan dan Berprasangka Baik kepada Orang Lain
Menjaga Lisan
Menjaga Rahasia
Berkonsultasi dengan Ulama
Rela Atas Qadha dan Qadar

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: